Bunda kau tertidur lelap Rupanya...
Matamu tertutup rapat..
Mulutmupun tertutup rapat..
Dan badan mu terkulai lelap..
Kulihat kelelahan dalam lelap tidurmu Bun...
Diam-diam kupegang tanganmu,inikah tangan yg senantiasa mengangkat tubuh mungilku waktu dulu Bun?..
Diam-diam ku kecup pipimu, inilah yg selalu kau lakukan ketika ku menangis ya Bun?..
Diam-diam kupijat kakimu, inikah kaki yg selalu kuat menopang ketika kau menimangku dulu Bun?..
Diam-diam ku dekatkan telingaku ke dadamu, inikah detak jantung yg selalu berdebar kencang ketika aku sakit Bun?..
Diam-diam
kusandarkan diri pd tubuhmu dan ada yg lupa dari pertanyaanku pd mu
Bun..Tentang Rahim..Iya aku ingat bahwa rahim mu yg telah melindungiku
selama 9 bulan..Lelahkah Bun, sakitkah bun ?..
"Allahuakbar...Sungguh seluruh raga dan jiwa mu telah kau korbankan untuk AKU anak mu"
-ya Allah, Ampunilah aku dan kedua Orangtuaku dan kasihanilah keduanya sbagaimana mereka mengasihani aku pada waktu kecil-
cinta dan sayang untk Bunda dari anakmu
No comments:
Post a Comment